Perbesar Gambar
Hi teman-teman, bagi teman-teman yang belum mengenal siapa itu Hendrik gw mau kenalin kalian salah satu sahabat gw. Ketika kalian selesai membaca rekaan obrolan jejaring sosial antara gw dan dia apa pemikiran/tanggapan kalian?
Gw mau ngasih tahu, gw bukan tipe orang yang mudah berteman dengan orang lain, karena sifat gw yang sombong dan angkuh, terkesan cuek dan kurang bersimpati kepada orang lain.
Apa yang gw pelajari dari hendrik?
Ya, gw belajar kalau hendrik itu bisa menerima siapa saja untuk berteman, walaupun orang yang memiliki sifat seperti gw tapi dia ingin berteman dengan gw. Meski bkn gw yang mencari dia, tetapi dia selalu mengajak gw mengobrol. Gw tahu pada saat itu dia merasa sangat kesepian dan bosan, karena gw tipe orang yang senang menyendiri dan berfikir, dan dia juga tahu kalau gw orang yg walaupun gw sangat angkuh tp gw masih membutuhkan teman, ketika dia bersama teman-teman yang lain dia masih mengajak gw mengobrol, luar biasa bukan?,
Setelah obrolan di atas selesai dia sudah tidak pernah menghubungi gw lagi karena pada saat itu aplikasi media chat baru muncul yaitu wechat. Gw ngejek teman-teman kalau itu media chat jejaring sosial kampungan, yang pakai hanya orang-orang kampung korban iklan, tapi ujung-ujungnya karena hendrik gw harus menjilat ludah gw sendiri, gw juga mendownload wechat dan mengobrol bersama teman-teman.
Perbesar Gambar
Gw mau bilang kalau Sahabat gw ini orang yang profesional?
Kenapa?, ya karena dia tahu cara menghargai jasa orang lain, walaupun status kami hanya berteman, dia tahu kalau gw hanya seorang pengusaha kecil yang sedang berusaha bangkit dan mengembangkan bisnis, dia tidak pernah meminta sesuatu dengan gratis dari gw walaupun gw ikhlas memberikan untuk dia, gw sangat menghargai sifat profesionalnya.
Teman-teman, gw mau ngasih tahu kalian tidak semua hal itu bisa dibayar dengan materi dan tidak semua hal itu bisa didapatkan dengan gratis, mengapa gw bisa baik dengan orang lain?, itu karena gw membalas kebaikannya juga, gw gk pernah menganggap kalian miskin materi karena kalian semua punya tenaga dan mampu bekerja untuk mencarinya, tetapi terkadang tidak adanya kesadaran diri. Ingat ya, materi bukan segala-galanya, tapi kalian juga harus tahu bagaimana cara menghargai jasa orang lain. (walau orang2 kita terkenal suka menyelesaikan masalah dengan materi)..
Perbesar Gambar
Setelah kepergiannya sebenarnya gw masih melakukan kontak dengan dia, karena dia sudah hidup didalam otak gw, ketika gw membuatkan surat untuk kalian, itu adalah surat yang dikirimkan Hendrik untuk menguatkan hati kalian demi menerima kenyataan dan merelakan kepergiannya.
Gw sangat senang dan bangga memiliki teman seperti dia, walaupun gw kurang menunjukkan rasa keperdulian gw, yang jelas gw punya cara sendiri untuk menunjukkan rasa simpati untuk orang lain. Dan dia lebih dari sekedar teman.
Salam...