Showing posts with label Psychology. Show all posts
Showing posts with label Psychology. Show all posts

Tuesday, 2 April 2013

Penjelasan Jatuh Cinta dan Kejiwaan

Pertama kali melihat Helen Hunt dalam serial ‘Mad About You’, saya langsung jatuh cinta dan mad about her. Satu dekade kemudian, film Bridget Jones’ Diary berhasil membuat saya tergila-gila dengan RenĂ©e Zellweger. Hmm, menarik sekali karena jika berbicara soal cinta dan gangguan jiwa, ternyata keduanya adalah hal yang sama.

Anda pasti mengerti apa yang saya maksud. Ketika panah cinta tertancap, Anda seperti orang yang dirasuki tanpa memandang itu kasus cinta monyet, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta berbalas, cinta lokasi, atau cinta-cintaan lainnya. Seluruh tubuh direndam oleh berbagai hormon kimia yang bukan saja menyenangkan, namun juga membuat Anda terlihat tidak seperti biasanya.

Monday, 20 February 2012

10 RACUN Psikologis dan Obatnya !!!

Racun pertama : Menghindar
Gejalanya, laridari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.

Antibodinya : Realitas
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.

Monday, 28 November 2011

28 Persen Anak Rutin Kunjungi Situs Terlarang!

Headline
INILAH.COM, California - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa sekira 28% dari anak pengguna internet awal, secara rutin mengunjungi situs-situs ilegal di internet.
Studi yang dilakukan oleh firma Dubit mengungkap bahwa orang tua harus mulai mewaspadai aktivitas internet anak mereka yang sudah berusia 11 tahun, karena di usia tersebut, mereka sudah mulai rutin mengunjungi situs-situs yang dilarang.

Sunday, 27 November 2011

Keamanan Online Baru untuk Anak Mendesak

INILAH.COM, Jakarta - Gara-gara smartphone, jejaring sosial, tablet dan game online, keluarga menjadi mudah terhubung internet. Hal ini jelas menimbulkan kekhawatiran baru.
Bukan tanpa alasan, sekolah-sekolah, perpustakaan dan organisasi nasional saat ini terus mHeadlineeluncurkan program untuk memuji kebaikan teknologi. Namun, dalam menyambut generasi baru hingga komunitas teknologi tinggi yang makin tumbuh, manusia secara tak sadar membuat kesalahan besar dengan tidak mempersiapkan anak dan dewasa untuk hidup dalam dunia nirkabel.

62% Anak Terkena Efek Negatif Internet

INILAH.COM, California - Laporan terbaru dari Symantec menyebutkan bahwa 62 persen dari anak-anak telah terkena dampak efek buruk internet.
Headline
Pengumuman ini dilakukan dengan menggunakan bantuan dari lembaga survei StrategyOne,. Survei yang dilakukan sejak Februari hingga Maret 2011 ini telah mensurvei 19.636 pengguna online, yang terdiri dari 12.704 orang dewasa, 4.553 anak-anak yang berusia 8 hingga 17 tahun, dan 2.379 guru dari murid yang berusia 8-17 tahun.

Membaca Pikiran dengan Melihat Bahasa Tubuh Manusia

Bahasa tubuh Anda akan mengirimkan sinyal kepada pikiran bawah sadar lawan bicara. Lewat bahasa tubuh, tabir perasaan lawan bicara akan tersibak.

Kita bisa mempelajari bahasa tubuh lawan bicara. Purnawan E. Andoko dari Wellness World memberi rahasianya:

Bahasa Kepala- Condong ke arah Anda: tertarik, setuju.
- Menjauh secara mendadak: curiga, tidak percaya.
- Topang dagu: bosan.
- Mengangguk: setuju.
- Banyak menoleh: tidak sabar, ingin menyudahi pembicaraan.

featured-content